Biarlah Tuhan Saja…

 

Saat menjadi petugas haji (dok. (alm) Ikhwan Rangkuti)

 

Sungguh, begitu banyak cerita yang meruah di kepalaku, ingin kusampaikan padamu, Bang

Tapi entahlah, jemariku tak sanggup menuliskannya untukmu

 

Biarlah Tuhan saja yang berkisah padamu

Lewat doa-doa kami yang senantiasa melangit untukmu

 

Sifatmu yang dermawan, senantiasa membina silaturrahim,

penyabar, penyayang, tulus ikhlas penuh pengorbanan

dan tampak selalu gembira tanpa pernah berkeluh kesah

Biarlah itu menjadi inspirasi bagi kami

 

Meski jasadmu telah berkalang tanah

Namun jiwamu selamanya akan tetap hidup di sanubari

 

Tersenyumlah menemui Tuhan, Pemilik Sejatimu.. (dok. Annisa Rangkuti)

 

“Duhai, pangeran tampan berbalut kafan

Kemana para malaikat akan membawamu pergi?

Temuilah Tuhanmu, di jannahNya”

Sampai berjumpa lagi, Bang

Tunggu kami, yang senantiasa merindukanmu

 

 ***

*Terkadang rasa yang meluap tak sanggup dituliskan hanya lewat kata-kata

Biarlah Tuhan saja yang mengirim kabar rindu ini untuknya

 

>> Seminggu setelah engkau berpulang, duhai sosok yang kami rindui;

      Ikhwan Hadomuan Rangkuti (9 Juli 1972 – 22 Agustus 2012)

8 thoughts on “Biarlah Tuhan Saja…

  1. nisaaaa…. abang nisa ya? Innalillahiwainnailaihi roji’un… Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT… dan semoga nisa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s